ArtistHiburanHotHot GossipMusik

D.O EXO Resmi Comeback, Ini Makna Lagu Guitarist

Gurihkepo.id – D.O EXO Resmi Comeback, Ini Makna Lagu Guitarist

SEOUL – D.O. EXO atau Doh Kyung Soo resmi kembali menyapa penggemar melalui karya musik terbaru. Penyanyi sekaligus aktor tersebut meluncurkan mini album keempat bertajuk DOPAMINE pada Selasa, 8 September 2026.

Peluncuran album tersebut sekaligus menandai perilisan lagu utama berjudul Guitarist. Lagu ini menjadi pusat perhatian karena menawarkan pendekatan musikal yang berbeda, dengan perpaduan R&B dan soul serta penggunaan gitar sebagai bagian penting dalam menyampaikan emosi.

DOPAMINE dirilis sekitar satu tahun setelah D.O. menghadirkan lagu digital DUMB. Kembalinya penyanyi kelahiran Korea Selatan tersebut menjadi momen yang cukup dinantikan penggemar, terutama karena D.O. dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan pendekatan musik yang cenderung menonjolkan warna suaranya.

D.O. Resmi Merilis DOPAMINE

D.O. merilis mini album DOPAMINE pada 8 September 2026 pukul 18.00 waktu Korea Selatan. Album tersebut menjadi mini album solo keempat dalam perjalanan musiknya.

Album ini berisi lima lagu dengan karakter musik yang berbeda. Selain Guitarist, terdapat Sing It Loud, Dancing Party, Don’t You, dan Dear.

Keberagaman warna musik tersebut memperlihatkan ruang eksplorasi yang ingin ditampilkan D.O. dalam proyek terbarunya.

Sing It Loud mengedepankan nuansa band, sedangkan Dancing Party membawa pendekatan akustik. Sementara itu, Don’t You memiliki sentuhan funk dan Dear menawarkan karakter balada yang lebih emosional.

Dengan komposisi tersebut, DOPAMINE tidak hanya mengandalkan satu warna musik.

D.O. memberikan beberapa pilihan suasana kepada pendengar melalui lima lagu yang terdapat di dalamnya.

Guitarist Dipilih sebagai Lagu Utama

Dari lima lagu yang ada di DOPAMINE, Guitarist dipilih sebagai lagu utama.

Lagu tersebut memiliki dasar R&B dan soul. Salah satu unsur yang menjadi perhatian adalah permainan gitar yang tidak hanya ditempatkan sebagai instrumen pendukung.

Gitar dalam lagu ini digunakan sebagai bagian dari cara cerita emosional dibangun.

Menurut informasi mengenai album tersebut, Guitarist menggambarkan hubungan atau komunikasi dalam cinta melalui perumpamaan permainan alat musik.

Dengan konsep tersebut, hubungan antara dua orang digambarkan seperti interaksi dalam sebuah permainan musik.

Ada respons, ada keselarasan, dan ada emosi yang muncul dari interaksi tersebut.

Makna Guitarist Berkaitan dengan Hubungan

Judul Guitarist secara langsung merujuk kepada seorang pemain gitar.

Namun, dalam konteks lagu D.O., gitar tidak hanya diperlakukan sebagai benda atau alat musik.

Instrumen tersebut menjadi medium untuk menggambarkan perasaan.

Konsep ini membuat lagu memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar cerita tentang seorang musisi.

Permainan gitar dapat menjadi simbol komunikasi antara dua orang yang memiliki hubungan emosional.

Seperti memainkan sebuah lagu, hubungan juga membutuhkan respons dari kedua pihak.

Satu nada dapat diikuti nada lainnya. Begitu pula dalam hubungan, sebuah tindakan dapat memunculkan respons dari pasangan.

Pendekatan tersebut membuat Guitarist terasa romantis tanpa harus mengandalkan cerita cinta yang terlalu sederhana.

Perpaduan Vokal D.O. dan Warna Gitar

Kekuatan lain dari Guitarist berada pada perpaduan vokal D.O. dengan warna gitar.

D.O. dikenal memiliki suara yang lembut tetapi tetap memiliki karakter kuat.

Dalam lagu dengan pendekatan R&B dan soul, karakter vokal tersebut dapat menjadi elemen penting karena genre tersebut membutuhkan penyampaian emosi yang tidak hanya bergantung pada kekuatan suara.

Nuansa gitar memberikan ruang bagi D.O. untuk memainkan dinamika vokalnya.

Hasilnya adalah sebuah lagu yang menempatkan emosi sebagai bagian utama.

Musisi PENOMECO juga terlibat dalam penulisan lirik Guitarist. Kolaborasi tersebut memperkuat karakter lagu yang menggabungkan pendekatan modern dengan elemen musikal yang lebih organik.

Comeback Setelah Hampir Satu Tahun

Comeback D.O. kali ini memiliki jarak waktu sekitar satu tahun dari karya sebelumnya.

D.O. terakhir merilis digital single DUMB pada September 2025. Setelah periode tersebut, perhatian penggemar kemudian kembali tertuju kepada aktivitas musik solonya melalui persiapan DOPAMINE.

Masa persiapan album juga diisi dengan berbagai materi promosi.

Sebelum album dirilis, D.O. memperkenalkan sejumlah foto konsep dan video untuk membangun atmosfer DOPAMINE.

Salah satunya adalah concept film bertajuk A Missing Guitar yang semakin memperkuat hubungan antara konsep album dan instrumen gitar.

Materi tersebut menjadi petunjuk mengenai arah visual yang kemudian ditampilkan dalam proyek terbaru D.O.

Video Musik Guitarist Mengusung Nuansa Sinematik

Selain musik, video musik Guitarist juga menjadi bagian penting dari comeback D.O.

Teaser yang dirilis menjelang peluncuran memperlihatkan suasana dengan dominasi warna merah, D.O. yang membawa gitar, serta sejumlah adegan perjalanan menggunakan mobil.

Visual tersebut kemudian bergerak menuju suasana yang lebih bebas dengan pemandangan jalan dan perjalanan.

Konsep seperti itu memberikan kesan bahwa Guitarist tidak hanya berbicara tentang hubungan, tetapi juga mengenai perjalanan emosional.

Perubahan suasana dalam video musik membantu memperkuat karakter lagu yang menggabungkan romantisme dengan nuansa kebebasan.

Teaser tersebut juga memperlihatkan pendekatan visual yang cukup berbeda dari gambaran balada konvensional.

DOPAMINE Hadir dengan Lima Lagu

Mini album DOPAMINE memiliki total lima lagu.

Kelima lagu tersebut adalah Sing It Loud, Dancing Party, Guitarist, Don’t You, dan Dear.

Setiap lagu memiliki karakter yang berbeda sehingga album tidak terasa monoton.

Sing It Loud membawa nuansa band, sementara Dancing Party mengandalkan warna akustik. Don’t You memberikan sentuhan funk, sedangkan Dear menghadirkan suasana balada.

Di tengah variasi tersebut, Guitarist ditempatkan sebagai lagu utama yang menjadi representasi utama album.

Komposisi ini juga menunjukkan bahwa D.O. tidak hanya ingin menghadirkan satu jenis musik.

Sebaliknya, ia mencoba memberikan beberapa sisi musikal melalui sebuah mini album yang relatif ringkas.

D.O. Tetap Mempertahankan Identitas Vokal

Salah satu hal yang membuat comeback D.O. menarik adalah kemampuannya mempertahankan identitas vokal meskipun konsep musik dapat berubah.

Sebagai anggota EXO, D.O. memiliki pengalaman panjang dalam musik grup.

Namun, karier solonya memberikan ruang lebih besar untuk menentukan arah musik dan karakter lagu.

Dalam DOPAMINE, ruang tersebut terlihat melalui pemilihan genre dan konsep.

R&B, soul, akustik, funk, hingga balada hadir dalam satu paket.

Perpaduan tersebut memungkinkan pendengar melihat sisi D.O. yang lebih luas sebagai penyanyi solo.

Makna Lagu Tidak Hanya Berhenti pada Romantisme

Jika dilihat lebih dalam, konsep Guitarist dapat dipahami sebagai gambaran mengenai komunikasi emosional.

Musik membutuhkan lebih dari satu unsur untuk menghasilkan harmoni.

Begitu pula sebuah hubungan membutuhkan keterlibatan kedua pihak.

Perasaan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga melalui respons, gestur, dan cara seseorang memperlakukan orang lain.

Dalam konteks tersebut, gitar menjadi simbol yang menarik.

Instrumen tersebut menghasilkan suara ketika dimainkan. Pemainnya menentukan tempo, tekanan, serta ekspresi.

Analogi tersebut dapat diterapkan pada hubungan antarmanusia.

Seseorang dapat memiliki perasaan, tetapi hubungan akan berkembang ketika perasaan tersebut mendapatkan respons dari pihak lainnya.

Inilah yang membuat konsep Guitarist memiliki ruang interpretasi yang lebih luas.

Comeback yang Menunjukkan Perkembangan Musik D.O.

Perilisan DOPAMINE menjadi bagian penting dalam perjalanan solo D.O.

Ia tidak hanya kembali dengan lagu baru, tetapi juga membawa konsep yang cukup jelas sejak tahap promosi.

Gitar menjadi salah satu elemen utama yang muncul dalam materi visual dan musik.

Pilihan tersebut membuat keseluruhan proyek terasa lebih terhubung.

Dari concept film, teaser video musik, hingga lagu utama, semuanya mengarah pada atmosfer yang sama.

Konsistensi konsep tersebut menjadi salah satu kekuatan comeback D.O. kali ini.

Respons Penggemar Menjadi Penantian Berikutnya

Setelah resmi dirilis, Guitarist dan DOPAMINE kini memasuki tahap berikutnya, yakni penilaian dari pendengar.

Penggemar dapat menikmati kelima lagu dan menemukan karakter masing-masing.

Bagi penggemar D.O., perilisan ini menjadi kesempatan untuk kembali menikmati vokal sang penyanyi dalam karya solo.

Sementara bagi pendengar umum, Guitarist dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal warna musik D.O. di luar aktivitasnya bersama EXO.

D.O. Membuka Babak Baru Lewat Guitarist

Comeback D.O. melalui DOPAMINE memperlihatkan bagaimana penyanyi tersebut terus mengeksplorasi karakter musik solonya.

Guitarist menjadi pilihan utama dengan pendekatan R&B dan soul yang memanfaatkan gitar sebagai bagian dari cerita emosional.

Makna lagu tersebut dapat dipahami sebagai gambaran hubungan yang membutuhkan komunikasi dan respons, layaknya dua unsur dalam permainan musik yang harus saling menyesuaikan agar menghasilkan harmoni.

Sementara itu, keberadaan empat lagu lainnya membuat DOPAMINE memiliki warna yang lebih beragam.

Dengan demikian, comeback ini bukan sekadar perilisan satu lagu baru.

D.O. menghadirkan sebuah proyek yang menggabungkan vokal, musik, visual, dan konsep menjadi satu kesatuan.

Setelah hampir satu tahun sejak DUMB, D.O. akhirnya kembali dengan DOPAMINE.

Kini, Guitarist menjadi karya yang membuka babak baru perjalanan musik solonya sekaligus memperlihatkan sisi romantis dan musikal D.O. melalui cara yang lebih dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *