ArtistMovieViral

Zee Asadel Syuting Danur: The Last Chapter, Balet dari Sahur Sampai Buka Lalu Kepala Keliyengan

Gurihkepo.id — Aktris muda Zee Asadel mengungkap pengalaman intens dan tantangan fisik besar saat menjalani proses syuting film Danur: The Last Chapter. Film horor ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026 dan menjadi bagian penting dari waralaba Danur yang sudah populer di kalangan pecinta film lokal.

Zee berperan sebagai Riri, karakter yang dikenal dalam seri Danur namun kini digambarkan dalam fase yang lebih dewasa. Ia merasa terhormat bisa memerankan sosok ini — sebuah peran yang jika diingat kembali merupakan impiannya sejak kecil.


Menjalani Peran yang Penuh Persiapan

Sebelum kamera berjalan, Zee menjalani rangkaian persiapan ketat, termasuk reading naskah, workshop balet, dan latihan intensif. Karakter Riri di film ini digambarkan memiliki kemampuan balet, sehingga Zee harus mempelajari tarian klasik tersebut demi mendalami perannya secara maksimal.

Menurut Zee, tantangan ini menjadi pengalaman baru yang berharga, karena balet tidak hanya menuntut teknik dan estetika gerak, tetapi juga stamina fisik yang tinggi. Ia harus beradaptasi dengan ritme latihan yang memadukan kondisi tubuh, teknik, dan emosi karakter Riri, yang tidak mudah dilakukan hanya dalam waktu singkat.


Syuting Saat Ramadan: Dari Sahur Hingga Kepala Keliyengan

Salah satu tantangan terbesar yang diungkap Zee Asadel adalah jadwal syuting yang berlangsung saat bulan Ramadan, di mana seluruh kru masih menjalankan ibadah puasa. Selain tuntutan profesionalitas, mereka juga harus mengatur ritme kerja agar sesuai dengan kondisi fisik saat berpuasa.

Zee membeberkan bagaimana dia harus menari balet seharian setelah sahur hingga hampir waktu buka puasa, yang membuatnya merasakan kelelahan ekstrem hingga kepala keliyengan. Hal ini terjadi karena ritme latihan yang padat, gerakan balet yang intens, dan tambahan tekanan karena tubuhnya berpuasa sepanjang hari.

Dalam syuting tersebut, aktor dan kru lain juga bekerja sepanjang malam hingga dini hari, terutama ketika jadwal adegan dimulai setelah berbuka puasa hingga menjelang sahur keesokan harinya. Rutinitas ini tentu menuntut disiplin tinggi serta stamina prima dari setiap anggota tim produksi.


Tantangan Adegan Sling yang Memakan Waktu

Selain latihan balet, Zee juga menyebutkan adegan sling sebagai salah satu bagian paling berat dalam proses syuting. Adegan ini melibatkan aksi fisik yang kompleks, bahkan dijalankan selama dua hari penuh tanpa henti.

Ia menceritakan bahwa adegan itu dilakukan mulai sebelum maghrib hingga mencapai tengah malam bahkan dini hari, seringkali hingga pukul 03.00 atau 04.00 pagi. Syuting berlangsung di kawasan Puncak, dengan udara yang dingin dan berangin — kondisi yang tambahan membebani fisiknya.


Tantangan Fisik dan Mental di Balik Layar

Menghadapi jadwal yang ketat, latihan fisik intens, dan syuting dalam kondisi berpuasa bukanlah hal sepele. Zee menyebutkan bagaimana kondisi ini memaksa dia untuk terus menjaga fokus, kesehatan, serta ketahanan emosionalnya. Ia mengakui bahwa kadang merasa haus dan lelah namun tetap berupaya memberikan yang terbaik di setiap adegan.

Bukan hanya stamina fisik yang diuji, tetapi juga mental resilience — kemampuan untuk bertahan menghadapi proses panjang, tekanan pekerjaan artis, serta tuntutan profesional di industri perfilman yang sering kali tidak mengenal waktu.


Waralaba Danur dan Ekspektasi Penonton

Danur telah menjadi salah satu waralaba horor sukses di Indonesia. Film sebelumnya telah menarik minat besar penonton dalam beberapa seri sebelumnya, sehingga Danur: The Last Chapter diprediksi akan menjadi penutup yang menarik sekaligus penuh harapan bagi fansnya.

Kehadiran karakter Riri yang dimainkan oleh Zee Asadel menjadi sorotan tersendiri, karena ia membawa perspektif dan dinamika baru dalam cerita serta memberikan warna berbeda dibanding karakter tersebut di versi sebelumnya.


Dukungan dari Kru dan Rekan Pemain

Selain tantangan pribadi, kerja tim juga menjadi kunci penting selama syuting. Zee dan para pemain lainnya berbagi pengalaman selama pengambilan gambar yang melelahkan namun penuh semangat profesionalisme. Kolaborasi dengan sutradara serta tim teknis membentuk suasana kerja yang saling mendukung — faktor penting dalam menyelesaikan film dengan kualitas tinggi.


Persiapan Mental untuk Peran yang Kompleks

Selain latihan fisik, Zee juga mendedikasikan waktu untuk mempelajari karakter Riri secara mendalam. Peran ini dianggap memiliki isu dan konflik emosional yang kompleks, tidak hanya sekadar aksi horor biasa, tetapi juga berkaitan dengan drama serta hubungan antar karakter dalam narasi film.

Ia juga menyatakan bahwa setiap karakter di film ini memiliki latar belakang batin yang kuat, sehingga proses hidup dan bereaksi dalam adegan tertentu memerlukan pemahaman konteks yang lebih luas dari sekadar naskah yang dibacanya.


Reaksi Penonton dan Antisipasi Pra-Tayang

Seiring dengan perilisan trailer dan teaser, antisipasi publik terhadap Danur: The Last Chapter terus meningkat. Banyak penonton yang penasaran bagaimana dirinya akan menonjolkan karakter Riri serta bagaimana jalannya cerita yang menggabungkan unsur horor, drama, dan unsur emosional lain.

Publik juga menunggu bagaimana koreografi balet dan adegan fisik lainnya akan tampil pada layar lebar mengingat persiapan dan latihan intens yang dijalani oleh Zee dan tim produksi.


Kesimpulan: Totalitas di Balik Film Horor

Pengalaman Zee Asadel dalam syuting Danur: The Last Chapter menunjukkan betapa besar komitmen dan kerja keras di balik layar film besar. Dari latihan balet yang melelahkan, jadwal syuting panjang saat puasa, hingga adegan sling yang memicu tantangan fisik tersendiri — semua itu adalah bagian dari upaya untuk menghadirkan hasil terbaik bagi penonton.

Film ini tidak hanya menunjukkan sisi horor klasik waralaba Danur, tetapi juga tingkat profesionalisme aktor dan kru dalam mengejar kesempurnaan produksi — sebuah bukti bahwa pembuatan film berkualitas memerlukan dedikasi yang tinggi, baik secara fisik maupun mental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *