Tangis Thalita Latief Pecah di Pemakaman Sang Ayah, Edo Borne Ikut Turun ke Liang Lahat
Gurihkepo.id – Tangis Thalita Latief Pecah di Pemakaman Sang Ayah, Edo Borne Ikut Turun ke Liang Lahat
JAKARTA – Kabar duka tengah menyelimuti keluarga artis Thalita Latief. Ayahanda Thalita, Riki Isman Latief, telah meninggal dunia dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru. Thalita Latief terlihat tidak mampu menyembunyikan kesedihan ketika harus mengantarkan sang ayah menuju tempat peristirahatan terakhir.
Tangis Thalita pecah ketika jenazah Riki Isman Latief mulai diturunkan ke liang lahat. Mengenakan pakaian bernuansa hitam dengan kerudung bermotif, Thalita tampak tertunduk dan terus memperhatikan prosesi pemakaman ayahnya.
Kehadiran keluarga dan kerabat semakin membuat suasana di TPU Jeruk Purut dipenuhi kesedihan. Sejumlah pelayat ikut mendampingi keluarga hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai.
Jenazah Tiba di TPU Jeruk Purut
Rombongan jenazah Riki Isman Latief tiba di kawasan TPU Jeruk Purut sekitar pukul 10.00 WIB. Keluarga dan kerabat kemudian bersama-sama mengiringi jenazah menuju lokasi pemakaman.
Suasana berubah semakin emosional ketika keranda mulai dibawa menuju liang lahat. Isak tangis terdengar dari pihak keluarga yang menyaksikan proses pemakaman tersebut.
Thalita menjadi salah satu sosok yang paling terlihat terpukul. Sebagai putri, ia berada di antara keluarga yang menyaksikan langsung momen terakhir sebelum sang ayah dikebumikan.
Kesedihan tersebut terlihat dari sikap Thalita yang lebih banyak menunduk sembari memandang ke arah pusara. Ia berusaha mengikuti seluruh rangkaian pemakaman meskipun harus menahan rasa kehilangan yang mendalam.
Setelah jenazah berada di liang lahat, keluarga dan para pelayat melanjutkan prosesi dengan doa bersama. Taburan bunga kemudian diberikan di atas makam sebagai bagian dari penghormatan terakhir.
Edo Borne Turun Langsung ke Liang Lahat
Selain keluarga inti, perhatian juga tertuju kepada aktor Edo Borne. Ia terlihat hadir dalam prosesi pemakaman Riki Isman Latief.
Edo bahkan ikut turun ke liang lahat untuk membantu proses pemakaman. Ia turut membantu membaringkan jenazah sebelum proses penguburan diselesaikan.
Momen tersebut memperlihatkan kedekatan Edo dengan keluarga Thalita. Dalam suasana penuh duka, Edo tampak ikut merasakan kehilangan yang dialami keluarga.
Edo terlihat membantu merapikan bagian dalam liang lahat dan papan penutup makam. Ia juga mengikuti doa yang dipanjatkan bersama keluarga dan para pelayat.
Kehadiran Edo menjadi salah satu momen yang cukup mencuri perhatian dalam prosesi pemakaman tersebut. Terlebih, suasana ketika jenazah diturunkan ke liang lahat merupakan bagian paling emosional dari rangkaian pemakaman.
Keluarga Mengantarkan Riki Isman Latief
Kepergian Riki Isman Latief meninggalkan duka bagi keluarga besar Thalita. Sejumlah sanak saudara dan kerabat dekat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Puluhan pelayat tampak berada di sekitar area pemakaman. Mereka mengikuti prosesi dengan khusyuk dan memberikan ruang bagi keluarga untuk menjalani momen terakhir bersama almarhum.
Bagi Thalita, kepergian sang ayah tentu menjadi kehilangan besar. Sosok orang tua memiliki posisi penting dalam kehidupan seseorang, terlebih ketika keluarga harus menghadapi momen perpisahan untuk selamanya.
Di tengah suasana tersebut, Thalita memilih tetap berada di lokasi hingga prosesi pemakaman berlangsung. Ekspresi kesedihan yang terlihat dari wajahnya menggambarkan beratnya momen yang sedang ia jalani.
Setelah proses pemakaman selesai, keluarga kemudian melanjutkan doa bersama di sisi pusara. Suasana haru masih terasa ketika para pelayat memberikan penghormatan terakhir.
Sosok Ayah dalam Kehidupan Thalita
Riki Latief diketahui merupakan ayah Thalita Latief. Sejumlah profil Thalita mencatat nama Riki Latief sebagai ayah dari aktris yang memulai kariernya di dunia hiburan sejak usia muda tersebut.
Thalita sendiri dikenal sebagai aktris, presenter, dan penyanyi Indonesia. Ia mulai dikenal luas melalui sejumlah sinetron dan kemudian memperluas kiprahnya ke berbagai bidang hiburan.
Perjalanan Thalita di industri hiburan dimulai sejak usia muda. Ia pernah menjadi finalis ajang Gadis Sampul sebelum kemudian aktif tampil dalam iklan, sinetron, film, hingga menjadi presenter.
Sinetron Putri menjadi salah satu karya yang turut memperkenalkan namanya kepada masyarakat luas. Ia kemudian tampil dalam sejumlah produksi lainnya, termasuk film layar lebar.
Di balik perjalanan karier tersebut, keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan Thalita. Karena itu, kabar meninggalnya sang ayah menjadi momen emosional bagi dirinya dan keluarga besar.
Momen Terakhir yang Penuh Haru
Prosesi pemakaman bukan hanya menjadi momen untuk mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga menjadi kesempatan bagi keluarga dan kerabat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dalam pemakaman Riki Isman Latief, suasana tersebut terlihat jelas. Tangis keluarga pecah ketika jenazah mulai diturunkan. Thalita pun tampak larut dalam kesedihan.
Kehadiran Edo Borne yang ikut membantu di dalam liang lahat juga memperlihatkan dukungan dari orang-orang terdekat kepada keluarga yang sedang berduka.
Di tengah kehilangan tersebut, dukungan keluarga dan kerabat menjadi hal yang sangat berarti. Mereka hadir bersama-sama untuk melewati salah satu fase paling berat dalam kehidupan Thalita.
Tidak ada pernyataan panjang yang disampaikan dalam suasana pemakaman tersebut. Fokus keluarga terlihat tertuju pada proses penghormatan terakhir dan doa untuk almarhum.
Thalita Hadapi Kehilangan Sang Ayah
Kepergian orang tua merupakan pengalaman yang tidak mudah bagi seorang anak. Hal tersebut juga terlihat dari ekspresi Thalita ketika mengikuti proses pemakaman ayahnya.
Sejak jenazah tiba di TPU Jeruk Purut, Thalita tampak berada dalam suasana duka. Ia kemudian mengikuti proses pemakaman hingga jenazah benar-benar dikebumikan.
Tangisan yang pecah ketika jenazah diturunkan ke liang lahat menjadi salah satu gambaran betapa berat momen tersebut bagi keluarga.
Di sisi lain, kehadiran para kerabat memberikan dukungan moral kepada Thalita. Mereka bersama-sama mendampingi keluarga hingga rangkaian pemakaman selesai.
Edo Borne juga terlihat mengambil bagian dalam proses tersebut. Ia tidak sekadar hadir sebagai pelayat, tetapi turut membantu secara langsung ketika jenazah dimasukkan ke liang lahat.
Doa Mengiringi Kepergian Riki Latief
Setelah jenazah dimakamkan, keluarga dan para pelayat berkumpul di sekitar pusara. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus permohonan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik.
Taburan bunga memenuhi bagian atas makam setelah seluruh proses penguburan selesai. Para pelayat kemudian secara bergantian memberikan penghormatan sebelum meninggalkan area pemakaman.
Bagi Thalita, hari tersebut menjadi salah satu momen yang kemungkinan akan selalu dikenang. Ia harus mengucapkan selamat jalan kepada sosok ayah yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Kesedihan masih terlihat dari raut wajah Thalita saat berada di sekitar makam. Namun, proses pemakaman akhirnya dapat berlangsung dengan khidmat dan dihadiri keluarga serta orang-orang terdekat.
Kepergian Riki Isman Latief meninggalkan duka bagi keluarga. Sementara bagi Thalita, momen pemakaman tersebut menjadi perpisahan terakhir dengan sang ayah.
Di tengah suasana kehilangan, dukungan dari keluarga dan kerabat menjadi penguat. Kehadiran Edo Borne yang ikut membantu proses pemakaman juga menjadi salah satu bentuk perhatian kepada keluarga Thalita dalam melewati masa berduka.
Kini, Riki Isman Latief telah beristirahat di TPU Jeruk Purut. Keluarga dan para pelayat pun mengiringi kepergiannya dengan doa dan penghormatan terakhir.

